Jika kamu baru terjun ke dunia web development, mungkin kamu pernah mendengar istilah Laravel. Tapi, apa sebenarnya Laravel itu? Yuk, kita bahas
Apa itu Laravel?
Laravel adalah sebuah framework PHP. Framework bisa diibaratkan seperti Kerangka Kerja atau Alat Bantu untuk membuat aplikasi web lebih cepat, rapi, dan aman. Laravel menggunakan arsitektur Model-View-Controller (MVC), yang membantu dalam pemisahan logika aplikasi, tampilan, dan data.
Bayangkan kamu ingin membangun rumah. Laravel adalah seperti cetakan pondasi dan alat tukang yang sudah siap pakai. Tinggal mengikuti aturan mainnya, dan pembangunan rumah (aplikasi web) jadi lebih cepat dan kokoh.
Laravel dibuat oleh Taylor Otwell, seorang developer asal Amerika Serikat. Laravel pertama kali dirilis pada bulan Juni 2011. Saat itu, Taylor Otwell merasa tidak puas dengan framework PHP yang populer kala itu, yaitu CodeIgniter.
Kenapa Laravel Dibuat?
- Tidak mendukung fitur authentication (login, register) secara bawaan.
- Tidak mendukung ORM (Object-Relational Mapping) secara modern.
- Tidak fleksibel dalam hal routing dan template engine.
Taylor ingin membuat framework yang:
- Lebih modern dan mengikuti standar coding yang baik.
- Lebih nyaman digunakan oleh developer, baik pemula maupun profesional.
- Memiliki fitur-fitur penting seperti autentikasi, migrasi database, templating, dan lainnya, tanpa harus memasang terlalu banyak library tambahan.
Kenapa Harus Pakai Laravel?
- Mudah Dipelajari
Struktur Laravel rapi dan dokumentasinya lengkap, cocok untuk pemula. - Aman dan Andal
Laravel punya banyak fitur keamanan bawaan, seperti proteksi dari serangan hacker. - Cepat & Efisien
Banyak hal yang biasanya ditulis panjang-panjang di PHP biasa, di Laravel bisa cukup satu baris. - Banyak Fitur Siap Pakai
Contohnya: sistem login, pengelolaan database, email, upload file, dan lain-lain. - Komunitas Besar
Banyak tutorial, forum, dan grup yang bisa membantu kamu belajar Laravel.
Laravel Bisa Digunakan untuk Apa?
- Website perusahaan
- Blog pribadi
- Toko Online (e-commerce)
- Sistem manajemen sekolah
- Backend aplikasi mobile
- Dan masih banyak lagi!
Laravel cocok digunakan oleh pemula maupun developer berpengalaman untuk membangun aplikasi mulai dari blog sederhana sampai aplikasi besar berskala enterprise.
Cara Install Laravel Terbaru
Sebelum mulai ngoding Laravel, kamu harus menginstalnya di komputermu dulu. Tenang, prosesnya nggak sulit kok. Di sini kita akan pakai cara paling umum dan resmi dari Laravel menggunakan Composer.
Syarat Sebelum Install Laravel
-
Composer
Composer adalah dependency manager untuk PHP. Laravel mengandalkan Composer untuk mengatur semua library atau package yang dibutuhkan.-
Download Composer dari https://getcomposer.org/
-
-
Web Server dan Database
Kamu bisa menggunakan salah satu dari:-
XAMPP (Download: https://www.apachefriends.org/)
-
Laragon (lebih ringan dan fleksibel untuk Laravel) (Download: https://laragon.org/)
-
-
PHP versi minimal 8.x
Laravel versi terbaru membutuhkan PHP versi 8 ke atas. Pastikan versi PHP yang kamu pakai sudah sesuai.
Cara Install Laravel Menggunakan Composer
Setelah semua alat sudah terpasang, sekarang kita mulai instalasi Laravel di lokal:
Langkah 1: Buka Command Line / Terminal
-
Kalau kamu pakai Windows + Laragon, bisa buka terminal Laragon.
-
Kalau pakai XAMPP, bisa gunakan
CMDatau terminal biasa.
Langkah 2: Pindah ke Folder Projek
Misalnya, kamu ingin membuat projek Laravel di folder
htdocs (untuk XAMPP):
cd C:\xampp\htdocs
cd C:\laragon\www
Langkah 3: Jalankan Perintah Composer Untuk Install Laravel
composer create-project laravel/laravel nama_projekmu Contoh : composer create-project laravel/laravel blogku
Langkah 4: Masuk ke Folder Projek
cd blogku
Langkah 5: Jalankan Server Laravel
php artisan serve
http://127.0.0.1:8000 atau di http://localhost:8000
Post a Comment